Resume Jurnal
Judul Jurnal : PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PARIWISATA PROPINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA
Volume : Vol 5, No 2 (2012)
Tahun : 2012
Penulis : Hamdan Fauzie, Bakri La Katjong, Qurrotul Aini
Tanggal :
2 Oktober 2012
- LATAR BELAKANG
Pemerintah Indonesia telah berupaya
meningkatkan pendapatan negara baik migas maupun non-migas. Aspek non-migas di
antaranya bidang pariwisata. Menurut Undang-Undang no.9 tahun 1990, pariwisata
adalah segala kegiatan yang berhubungan dengan wisata, termasuk pengusahaan
objek dan daya tarik wisata serta usaha-usaha yang terkait di bidang
kepariwisataan. Pariwisata yang ada di daerah merupakan salah satu sektor
penting dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sektor ini tentunya
perlu terus ditingkatkan dan dikembangkan menjadi sebuah industri agar bisa
membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan daerah.
DKI Jakarta sebagai Ibukota Negara Kesatuan
Republik Indonesia, dapat meningkatkan potensi sumber daya alam bidang industri
pariwisata agar dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sedangkan
untuk memajukan industri kepariwisataan diperlukan promosi wisata dan
pengembangan sistem informasi kepariwisataan. Beberapa cara promosi yang dapat
dilakukan oleh pemerintah baik untuk wisatawan dalam negeri maupun mancanegara
yang ada di wilayah Propinsi DKI Jakarta adalah menggunakan alat bantu seperti
peta/atlas, brosur pariwisata, Website dan Info Box (sebutan kios / sistem
informasi pariwisata DKI Jakarta).
- Tujuan
1.
Membuat sistem navigasi atau data peta yang dapat membantu wisatawan
untuk menuju lokasi wisata dan belum terpadapat menu bahasa indonesia, sehingga
belum memenuhi kebutuhan untuk wisatawan lokal.
2.
Membuat sistem basis data, yang dapat membantu staf dinas pariwisata
untuk mengelola data pariwisata.
3.
Memberi Infomasi tentang pariwisata di DKI Jakarta di nilai masih
kurang, terdapat menu-menu yang belum terisi informasi wisata.
- Metodologi
Metodologi penelitian yang
digunakan adalah deskriptif kualitatif yakni data yang dikumpulkan berupa Studi
Lapangan & Studi Literatur. Walaupun kemudian terdapat data yang berupa
Pengumpulan Data, maka akan dijelaskan atau dideskripsikan melalui kata-kata.
Dengan demikian laporan penelitian ini berisi kutipan-kutipan data untuk
memberikan gambaran penyajian laporan yang berasal dari Wawancara, Observasi,
Foto, Dokumentasi tempat wisata, Catatan atau Memo, dan Dokumen resmi lainnya.
- Hasil
1. Deskripsi Konsep
Kios Sistem Informasi Pariwisata Berbasis Multimedia ini termasuk jenis
aplikasi interaktif, yang digunakan oleh pengunjung sebagai sarana informasi
yang dipercaya. Pengunjung dapat mencari lokasi-lokasi pariwisata dengan
efisien ataupun fasilitas-fasilitas umum dan hiburan.
2. Perancangan
Pada tahap perancangan akan dibuat storyboard yang menggambarkan
tampilan dari setiap scene. Karena aplikasi yang akan dibuat tidak sederhana,
maka diperlukan struktur navigasi yang dapat digunakan untuk menentukan link
dari halaman ke halaman lainnya.
3. Storyboard
Rancangan storyboard yang peneliti buat dalam rancangan kios pariwisata
berbasis multimedia pada DKI Jakarta terdiri atas storyboard Halaman Utama,
Wisata, Peta, Galeri, Kalender dan Bantuan. Storyboard.
4. Struktur Navigasi
Struktur navigasi ini menunjukkan alur pada aplikasi kios informasi
pariwisata, secara diagramatis struktur navigasi.
5. Flowchart
Peneliti membedakan flowchart dari sisi admin dan user, flowchart dari
sisi admin terdiri atas flowchart Halaman Admin, User, Wisata, Galeri dan
Kalender. Sedangkan flowchart dari sisi user terdiri atas flowchart Halaman
Utama, Peta, Wisata, Galeri, Kalender dan Bantuan.
6. State Transition Diagram (STD)
Pada kios informasi pariwisata berbasis multimedia pada DKI Jakarta ini
terdiri atas 6 STD salah satunya seperti Gambar 4.6 STD Halaman Utama, STD
Wisata, STD Kalender, STD Peta, STD Galeri dan STD Saran.
7. Spesifikasi Database
Desain proses yaitu perancangan proses-proses yang terjadi dalam
pengembangan aplikasi pengembangan kios informasi pariwisata Propinsi DKI
Jakarta. Desain Proses ini menggunakan tools ERD (Entity Relationship Diagram)
8. Tabel Spesifikasi Database
Pada spesifikasi database untuk aplikasi kios informasi pariwisata ini
digunakan untuk membangun atau membuat tipe data, field dan ukuran.
9. Antarmuka (User Interface)
Pada rancangan antarmuka yang ingin ditampilkan dalam aplikasi kios
informasi pariwisata berbasis multimedia pada DKI Jakarta ini disesuaikan
dengan kebutuhan. Pada kios informasi ini peneliti menyederhanakan setiap
halaman yang ada dengan cara meminimalkan penggunaan tombol, hal ini
dimaksudkan agar para wisatawan yang belum terbiasa menggunakan komputer tidak
terlalu kesulitan untuk menggunakan aplikasi kios informasi ini. Pada rancangan
antarmuka aplikasi kios pariwisata ada dua rancangan antarmuka yaitu rancangan
antarmuka untuk user dan rancangan antarmuka untuk halaman admin.
10. Pengumpulan Bahan
Pada tahap ini merupakan tahap pengumpulan bahan berupa file-file
gambar, foto, teks, suara, video, dan animasi. Pengumpulan bahan-bahan berupa
file-file berupa teks, gambar, foto, suara, animasi, dan video dengan beberapa
proses yaitu:
a. Pengambilan data berupa gambar, teks,
video, dan peta dari website www.jakarta-torism.go.id dengan menggunakan
perangkat lunak Internet Download Manage dan informasi tata letak lokasi dari
kordinat pada google maps.
b. Pengambilan foto-foto tentang
informasiinformasi wisata yang ada pada infobox, sebagai acuan untuk
mengembangkan aplikasi infobox agar lebih baik lagi.
c. Pengambilan data-data tentang
lokasi-lokasi penempatan infobox yang sudah di tetapkan oleh dinas pariwisata
DKI Jakarta.
d. Pembuatan beberapa data gambar dan teks
dengan menggunakan aplikasi Adobe Photoshop CS3. Dan pembuatan stiky (animasi
tulisan berjalan) dengan menggunakan aplikasi Swish max 3.0
e. Pengambilan kumpulan brosur-brosur
pariwisata di DKI Jakarta yang sebagian informasi dari brosur di masukkan ke
aplikasi infobox.
11 . Pengujian Aplikasi
Pada tahap ini dilakukan pengujian (testing) terhadap aplikasi yang
telah dibuat. Pengujian aplikasi kios informasi pariwisata dilakukan
pengujiannya oleh staf bidang pelayanan dan informasi yaitu Ibu Attin yang
berguna untuk mengetahui apakah aplikasi ini sudah sesuai dengan harapan pihak
Dinas Pariwisata DKI Jakarta. Selanjutnya aplikasi ini dipresentasikan kepada
wisatawan agar diketahui apakah aplikasi ini sudah sesuai dengan kebutuhan
wisatawan. Selain itu, pengujian aplikasi ini juga diperlihatkan kepada Ibu
Qurrotul Aini, MT dan Bapak Ir.Bakri La Katjong, MT, M.Kom. selaku dosen
pembimbing dan dosen Fakultas Sains dan Teknologi UIN Syarif Hidayatullah
Jakarta.
Pengujian atau testing dari aplikasi infobox ini menggunakan tehnik
whitebox testing untuk itu pengujian berfokus pada struktur control program,
untuk memastikan bahwa semua statement pada program telah di eksekusi paling
tidak satu kali selama pengujian dan semua kondisi logis telah diuji.
- Kesimpulan
Adapun
simpulan yang peneliti dapatkan adalah kios sistem informasi pariwisata ini
menghasilkan informasi kepariwisataan yang dilengkapi dengan sistem navigasi/peta
sehingga memudahkan wisatawan untuk menuju lokasi wisata, dan terdapatnya fitur
bahasa indonesia yang dapat memenuhi kebutuhan wisatawan lokal, dilengkapi
dengan adanya fitur basis data yang dapat memudahkan staf dinas pariwisata
untuk mengelola data wisata.
Sedangkan saran untuk pengembangan penelitian
lebih lanjut adalah kios sistem informasi ini terintegrasi dengan perangkat
mobile bagi warga DKI Jakarta dan dilengkapi dengan fitur transportasi menuju
lokasi wisata.
- Kelebihan Penelitian
1. Penjelasan sangat detail, jelas & singkat.
2. Tahap – tahap yang dijelaskan sangat jelas
& mudah dipahami.
3. Isi dari jurnal sistem informasi pariwisata
tersebut sangat membantu dalam kemajuan bidang pariwisata.
- Kekurangan Penelitian
1. Penulis tidak membahas / menjelaskan faktor
biaya yang dibutuhkan & berapa lama waktu yg dibutuhkan untuk membuat Sistem
Informasi Pariwisata tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar